KH. Ainul Yaqin sampaikan awal munculnya Halal bi Halal

KH. Ainul Yaqin sampaikan awal munculnya Halal bi Halal

Lamongan, Rabu 11 Mei 2022
Pada Rabu siang, KH. Ainul Yaqin sampaikan makna Halal bi Halal kepada para santri dan walinya pada saat acara khotmil quran yang diselenggakan oleh santri dan alumni PP. Hamalatul Qur’an kabupaten lamongan yang bertempat di PP. Matholiul Anwar lamongan.

Kyai yaqin mengatakan Istilah Halal bi halal muncul berawal dari sebuah celetukan KH. Wahab Hasbulloh. Pada saat zaman pemerintahan presiden soekarno terjadi banyak partai-partai yang bermusuhan. atas jasa kyai wahab, partai-partai yang bersengketa mampu berdamai dan bersatu, dan peristiwa tersebut berketepatan pada bulan syawal.

Halal bi halal juga merupakan buah dari kisah sejarah sufistik nabiyulloh yusuf yang dipertemukan kembali dengan ayah dan saudara-saudaranya yang kemudian saling memaafkan. Cerita tersebut diabadikan dalam Al Quran Surat Yusuf ayat 97-100.

“Dari kisah nabi yusuf, Hal itulah yang sama yang dilakukan oleh orang-orang jawa, sholat id kemudian pulang dan meminta maaf kepada orang tua dan saudara.” Ujar Kyai Yaqin dalam ceramah beliau pada acara khotmil Quran santri lamongan. (11/22)

Dari situlah para ulama’ jawa menerjemahkan ayat surat yusuf, yang kemudian munculah kebiasaan silaturrohim dan saling meminta maaf kepada sanak saudara dan tetangga pada bulan syawal, sehingga lahirlah istilah Halal bi Halal di Indonesia.

Dalam memaknai tujuan idul KH. Ainul Yaqin memaknai dengan istilah _Itqun minannar,_ yang artinya terbebas dari dendam dan membersihkan hati melalui bermaaf maafan.

“Kisah nabi yusuf mengingatkan kepada manusia untuk menghindari sifat manusia yang sering salah, baik yang muda kepada yang tua ataupun sebaliknya dengan melalui bermaaf maafan. semoga Kita dijadikan layaknya seorang bayi yang baru lahir.” Pungkas Kyai Yaqin.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.