Menjadi Teladan dan Meneladani Sikap Seorang Pemimpin

Jogoroto.com – Mengemban tanggung jawab sebagai seorang pemimpin bukanlah tugas yang mudah. Selain mampu memajukan sebuah organisasi, seorang pemimpin juga harus memberi komando yang baik bagi anggota atau bawahnya.

Begitu juga bagi seorang anggota, mampu mengerjakan dan memahami tugas sesuai dengan job description juga memerlukan proses yang panjang. Segala tindakan yang dilakukan oleh pimpinan juga harus dipelajari untuk menjadi anggota yang baik.

Oleh karena itu, untuk memajukan sebuah organisasi, dibutuhkan sinergi yang baik antara pimpinan dan anggota. Pemimpin sebagai teladan yang baik, sedangkan anggota mampu meneladani setiap tindakan yang dilakukan oleh pimpinannya.

“Jadilah pemimpin yang baik, yang bisa membawa ke arah keberhasilan, begitu juga bawahanya, jadilah bawahan yang Selalu Belajar”. (11/08/2022)

Pesan itu disampaikan oleh KH. Ainul Yaqin saat menghadiri acara sema’an dan silaturahmi ikatan santri Kalimantan (IKSAKA HQ).

Untuk menjadi pemimpin yang baik, seseorang harus memiliki sikap dan kualitas yang menunjukkan karakter seseorang pemimpin. Sikap tanggung jawab, tanggap, peduli, dan memiliki visi yang bagus merupakan hal yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin.

Seorang pemimpin tidak hanya sekedar memberi perintah kepada bawahannya saja, tetapi juga harus memberikan contoh, arahan, dan motivasi yang baik. Berbeda dengan bos, diperlukan sebuah pendekatan untuk memberi perintah kepada bawahan seperti mengajaknya dengan cara yang santun.

Jika seorang pemimpin memiliki kualitas yang baik, akan mudah bagi anggota atau bawahan untuk memahami apa yang diinginkan. Dengan begitu, kegiatan dan tujuan organisasi akan berjalan dengan baik.

Seorang anggota juga harus memiliki sikap tanggung jawab terhadap tugas-tugasnya. Dalam prosesnya, mereka harus belajar memahami perintah dan juga meneladani sikap kepemimpinan yang ditunjukkan oleh seorang pemimpin.

Mempelajari dasar kepemimpinan juga wajib dilakukan oleh seorang anggota, sebab anggota merupakan kader pemimpin di masa depan. Seorang anggota juga harus mampu bersinergi kepada para anggota yang lain. Hal itu diperlukan agar para anggota mampu bekerjasama dengan baik.

Oleh karena itu, baik pemimpin maupun anggota seharusnya tidak boleh bersikap individual. Setiap komponen dalam sebuah organisasi harus memiliki pemahaman dan tujuan yang sama untuk bersama-sama memajukan tujuan organisasi.

 

Reporter : Dzikru Alfin

Penulis: M. Maksum Ali 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PILIHAN PROGRAM TERBARU

# HQ Beasiswa HQ Premium HQ Children
Program Tahfidz Cepat
Metode Habituasi
Makan 3x
Pengajian Kitab
Kamar Max 70 orang Max 5 orang Max 6 orang
Kasur / Matras
Kamar Mandi Shower
Ekstrakurikuler Qori'
Sekolah Formal PPS
PKBM
Wisata Qur'an
Fashohah Exclusive
Syahriah Semampunya Rp750.000 Rp750.000
# Selengkapnya Selengkapnya Selengkapnya