Rutinan khotmil qur’an

SIMAAN AL-QUR’AN (SATU HQ)

Rutinan Khotmil Qur’an

_______________________

Tuban, 30 September 2021 Santri Tuban (SATU) mengadakan khotmil Qur’an. Kegiatan ini adalah sebuah edukasi sekaligus wadah latihan para santri, supaya terbiasa membaca Al Qur’an bil-hifdzi dengan di Sima’ orang banyak. Kegiatan ini di ikuti kurang lebih 30 santri dan para alumni.

 

Beliau KH.Ainul Yaqin SQ, memberikan wejangan nasihat, dan motivasi yang Al faqir rangkum sebagi berikut:

 

Hamalatul Qur’an Merupakan topik dari judul Madrasatul Qur’an, pada mulanya berupa madrasah huffadzil qur’an yang bergerak dalam bidang Tahfizd Al-Qur’an dan tahassus lughoh dan Ilmu-ilmu yang lainnya

 

Hal-hal yang membuat mungkin belum terlengkapi di Madrasatul Qur’an, maka Hamalatul Qur’an hadir untuk melestarikan dan menjaga beberapa kegiatan

Diantara di Madrasatul Qur’an yaitu adanya sholat roti, yang kemudian kita rangkum dan kita bukukan dan kita bakukan dalam sebuah ide gagasan yang kita Istiqomahkan.

 

Motto Madrasatul Qur’an yaitu ” terciptanya insan Kamil hamilil Qur’an lafdzon wa ma’nan wa amalan” Seiring dengan berkembangnya trend membaca, menghafal dan memahami Al-Qur’an yang bermacam-macam basis,tumbuh beraneka ragam di Nusantara bahkan dunia. Hamalatul Qur’an muncul sebagai salah satu pesantren berbasis pengkaderan, yang mana santri di harapkan dapat berperan di berbagai lini. SehinggaTahfizd yang bersifat akademik ini disusun.

 

Perkembangan- perkembangan yang terus datang dan peraturan yang mengikat, dengan harus adanya OSIS dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya. kendati demikian Hamalatul Qur’an berani mengambil langkah yang mana Tahfizd anak-anak santri tetap yang di prioritaskan dan terselamatkan.

 

Banyak stigma-stigma di zaman dahulu ketika santri mengambil peluang dalam memperdalam ilmu-ilmu umum katanya orang kuno merupakan tidak ada gunanya. Maka Hamalatul Qur’an hadir untuk menerjemahkan, berinovasi agar misi itu dapat diejawentahkan dan terwujud sehingga santri mampu bersaing di era modernisasi seperti ini.

 

Program-progam yang kita usung di antara WQ, bergerak di bidang Tahfizd bahasa arab dan penguasaan kitab kuning. QV, bergerak di bidang Tahfizd, bahasa Inggris. PPS, dauroh tasmi’ dll nya.

 

Pengembangan wadhil qur’an kita spesifikasi kan dalam bidang Ushul fiqh yang mereferensi ke Syaikh wahbah Zuhaili alim alamaj dalam berbagai bidang ilmu terkhusus tafsir yang ma’kul dan cocok dengan pola pikir Orang Indonesia

Allah SWT berfirman:

 

(إِنَّمَا مَثَلُ ٱلۡحَیَوٰةِ ٱلدُّنۡیَا كَمَاۤءٍ أَنزَلۡنَـٰهُ مِنَ ٱلسَّمَاۤءِ فَٱخۡتَلَطَ بِهِۦ نَبَاتُ ٱلۡأَرۡضِ مِمَّا یَأۡكُلُ ٱلنَّاسُ وَٱلۡأَنۡعَـٰمُ حَتَّىٰۤ إِذَاۤ أَخَذَتِ ٱلۡأَرۡضُ زُخۡرُفَهَا وَٱزَّیَّنَتۡ وَظَنَّ أَهۡلُهَاۤ أَنَّهُمۡ قَـٰدِرُونَ عَلَیۡهَاۤ أَتَىٰهَاۤ أَمۡرُنَا لَیۡلًا أَوۡ نَهَارࣰا فَجَعَلۡنَـٰهَا حَصِیدࣰا كَأَن لَّمۡ تَغۡنَ بِٱلۡأَمۡسِۚ كَذَ ٰ⁠لِكَ نُفَصِّلُ ٱلۡـَٔایَـٰتِ لِقَوۡمࣲ یَتَفَكَّرُونَ)

[Surat Yunus 24]

 

Segala sesuatu yang tumbuh tidak lain atas belas kasih Allah SWT. Begitu juga

Orang sepintar apapun dan mendapatkan perhargaan sebanyak apapun, itu tidak lain atas belas kasih dari Allah SWT. Begitu juga Hamalatul Qur’an berkembang seperti saat ini

 

Perlu diketahui Hamalatul Qur’an ini adalah prakarsa dari para jam’iyah qurra’ wal huffadz. Fenomena Menjamurnya rumah Tahfizd di seluruh pelosok yang tidak Ahlu Sunnah wal jamaah berimbas ideologi yang salah sehingga melarang kegiatan-kegiatan yang sudah menjadi tradisi.

 

3 Juli 2011 Hamalatul Qur’an di deklarasikan .Alhamdulilllah di tanggal 27 Rajab pamong dan RT sepakat mendirikan pondok pesantren yang awalnya merupakan pesantren yatim namun kita ubah menjadi pesantren yang membantu santri duafa’ menjadi insan Kamil hamilil Qur’an lafdzon wa ma’nan wa amalan.

 

Beliau menghimbau ke wali santri Silaturahim yang kita bangun seperti sekarang ini adalah wujud kesepahaman Meskipun dengan progam yang akselerasi dalam tempo menghafal Qur’an namun jenjang pendidikan dan pelajaran perlu waktu yang panjang. Maka kami harap wali santri sabar sauntawis Samapi putra nya benar-benar pintar.

 

Untuk perjenjangan masa depan para santri seperti kuliah dll yang menjadi pertanyaan wali santri Dengan alasan biaya dan latarbelakang yang lainnya HQ insyaallah berusaha membantu dan mencukupi kebutuhan pendidikan para santri. Sehingga kami merasa Shodaqoh yang paling prioritas adalah komunikasi, relefansi, dan inovasi-inovasi untuk tetap melestarikan HQ.

 

Beliau bercerita Diberbagai provisi beliau silaturahim dengan para Kapolda Riau, Kapolda Kalimantan dan lain sebagainya. yang berpesan perlu dibangun akhlak” jowo sehingga memiliki kepribadian yang meminta maaf, yang mana ketika dilihat dengan kacamata kultur Jawa terkenal sopannya. Namun tidak bisa menafikan yang lainnya juga bisa sebaliknya

 

Adanya copyan Hamalatul Qur’an dengan ala jogoroto nya Alhamdulillah dapat berkembang mewarna warni di di berbagai daerah.ini semua tidak lain atas jasa rekomendasi dari KH Ahsin Sakho dan prof zahro yang menjembatani berkembang HQ di lembaga agama atau non agama

 

Allahumma ma’al Qur’an

Semoga kita semua di golongkan ahli Qur’an dan mampu berkhidmat kepada pondok, agama, dan bangsa lebih baik lagi amin.

 

ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَ ٰ⁠طَ ٱلۡمُسۡتَقِیمَ

Leave a Reply