Meneladani Perjuangan KH. Ainul Yaqin, Santri PPHQ Gelar Talk Show “Mengenal Sosok Bapak Lebih Dekat”

JOGOROTO – Dalam rangka memperingati milad ke-56 KH. Ainul Yaqin, para santri menginisiasi kegiatan talk show bertajuk “Mengenal Sosok Bapak Lebih Dekat” pada Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an tersebut diikuti oleh seluruh santri PPHQ Pusat dan unit.

Talk show ini menjadi ruang untuk meneladani perjalanan, perjuangan, serta dedikasi KH. Ainul Yaqin dalam merintis dan mengembangkan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Ust. M. Nur Sholeh, S.H.I., M.Pd.I., selaku teman seperjuangan KH. Ainul Yaqin, serta 2 santri assabiqunal awwalun PPHQ Ust. A. Nadziru Jaisy dan  Ust. Faiq Faizin, M.Pd., yang saat ini ditunjuk menjadi pengasuh PPHQ Putri 2.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. M. Nur Sholeh, S.H.I., M.Pd.I., atau yang akrab disapa Om Tiger, menceritakan sosok KH. Ainul Yaqin semasa menimba ilmu di Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an (MQ). Menurutnya, KH. Ainul Yaqin memiliki semangat belajar yang luar biasa dan mendalami ilmu Al-Qur’an dari berbagai guru.

“Beliau belajarnya masyaallah ketika di pondok, sehingga menguasai semua ilmu. Belajar Al-Qur’an tidak hanya dari satu guru. Semuanya pernah dipelajari,” ungkap Om Tiger.

Sementara itu, Ust. A. Nadziru Jaisy menuturkan bahwa keberadaan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an hingga saat ini tidak terlepas dari ketulusan dan perjuangan KH. Ainul Yaqin, serta doa dan perjuangan para pendahulunya. Menurutnya, perkembangan pesantren yang dapat dirasakan saat ini merupakan buah dari ketulusan dan perjuangan tersebut.

“Saya meyakini bahwa apa yang kita nikmati sekarang adalah berkah atau buah dari ketulusan beliau dan juga riyadhoh dari para pendahulunya, termasuk guru-guru dan orang tuanya,” ujar Ust. Ujais.

Narasumber berikutnya, Ust. Faiq Faizin, S.Ag., M.Pd., menyampaikan harapan KH. Ainul Yaqin agar Hamalatul Qur’an terus berkembang menjadi lembaga yang memiliki sistem kuat dan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa ke depan, keberlangsungan pesantren diharapkan tidak hanya bergantung pada sosok pemimpin, tetapi juga ditopang oleh sistem kelembagaan yang kokoh.

“Diharapkan HQ ini dari figur sentris bisa ke arah sistem sentris. Beliau mengharapkan, ke depan yang muncul bukan nama saya, tetapi nama HQ-nya. Supaya siapa pun yang memegang kendali setelah generasi saya bisa tetap menjalankan sistem seperti yang sudah dibangun. Bagaimana wajah HQ 10, 20, 30, hingga 50 tahun ke depan, itu bergantung kepada para alumni dan kita semua,” tegas Ust. Faiq Faizin.

Melalui talk show ini, para santri diajak untuk mengenal lebih dekat sosok KH. Ainul Yaqin, tidak hanya melalui perjalanan hidup dan perjuangannya, tetapi juga melalui nilai-nilai ketulusan, semangat menuntut ilmu, dan komitmen membangun lembaga yang berkelanjutan. Keteladanan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar PPHQ untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan Hamalatul Qur’an pada masa mendatang.

 

Oleh: Mirzam Fuady

PILIHAN PROGRAM TERBARU

# HQ Pusat KQJ HQ Children
Program Tahfidz Cepat
Metode Habituasi
Makan 3x
Pengajian Kitab
Kamar Max 70 orang Max 5 orang Max 6 orang
Kasur / Matras
Kamar Mandi Shower
Ekstrakurikuler Qori'
Sekolah Formal PPS
PKBM
Wisata Qur'an
Fashohah Exclusive
Syahriah Semampunya Rp750.000 Rp750.000
# Selengkapnya Selengkapnya Selengkapnya