PPHQ Wisuda 133 Santri Program Tahfidz Cepat 6 Bulan

Jombang, NU Online
Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an (PPHQ) Jogoroto, Jombang, Jawa Timur mengadakan acara wisuda bagi para penghafal Al-Qur’an (hafidh). Prosesi wisuda yang ke-3 ini diikuti 133 wisudawan Qiroah Masyhuroh dan 1 wisudawan Qiroah Sab’ah.

Ustadz Ainul Yaqin, pengasuh PPHQ mengatakan, meskipun berusia relatif muda, PPHQ sudah menunjukkan eksistensinya di kancah nasional, sebagai lembaga yang mencetak kader penghafal Al-Qur’an dengan program unggulan “Tahfidz Cepat 6 Bulan”. PPHQ juga tetap konsisten dengan program beasiswa tahfidz bagi santri yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan. 

Acara yang berlangsung Senin (1/8) itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Dalam kesempatan itu, Gus Sholah berpesan agar para hafidh Al-Qur’an tidak berhenti pada hafalan semata tapi juga bisa memahami dan mengamalkan isinya.

Turut hadir pula KH Imam Suprayogo, mantan rektor UIN Maulana Malik Ibrahim. Ia mengaku sangat bangga dan terharu melihat 133 wisudawan yang mayoritas menyelesaikan setoran hafalan Al-Qur’annya kurang dari satu tahun, bahkan ada yang hanya sekitar 3 bulan. 

Ia lalu teringat ketika dahulu banyak mahasiswa hafidh yang tidak ia perhatikan, namun hal itu berakhir ketika Imam menemukan fakta bahwa selama ia menjabat sebagai rektor UIN Maulana Malik Ibrahim mahasiswa yang sering mendapat nilai cumlaude adalah mahasiswa penghafal Al-Qur’an. Sebagai bentuk ‘pertobatan’, Imam pun menggagas program beasiswa bagi mahasiswa yang hafal Al-Qur’an.

Sementara itu Kepala Seksi Kesantrian pada Subdit Pendidikan Diniyah, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI H Ahmad Rusydi menekankan pentingnya memahami Islam yang lebih lanjut. Ia mendorong para santri menjadi duta Islam moderat, toleran, damai, dan mencerahkan.

Pada siang itu PPHQ juga mendapatkan Piagam Rekomendasi dari Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an untuk menggunakan Murottal Al-Qur’an dengan Qori’ Syekh Mahmud al-Khushori sebagai standar bacaan pembelajaran Al-Qur’an. 

Ustadz Ainul Yaqin sebagai pengasuh PPHQ juga menandatangani nota kesepahaman dengan H Amirul Mukminin selaku ketua Yayasan Mahesa Institute dan Qomar selaku direktur Genta English Course untuk mewujudkan pendirian “Al-Qur’an Village’ atau Kampung Al-Qur’an” di kawasan Jogoroto, Jombang. (Red: Mahbib)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top